12.508 jemaah haji Jawa Timur tiba di Surabaya

Ringkasan Berita:
  • Total sebanyak 12.508 calon jamaah haji dari Jawa Timur sudah kembali ke tanah air melalui embarkasi Surabaya.
  • Pemulangan para jamaah haji dari kloter 36 sampai dengan 40 direncanakan akan tiba di Bandara Juanda serta Asrama Haji Sukolilo.
  • Kepala PPIH Debarkasi Surabaya mengungkapkan bahwa proses pengembalian jemaah berlangsung dengan baik sesuai yang direncanakan.
  • Sebanyak 15 jamaah meninggal dunia di Arab Saudi dan 10 jamaah lainnya sedang mendapatkan pengobatan medis di sana.

Ants, SURABAYA - Sampai saat ini, sekitar 28 persen dari total 12.508 jamaah haji asal Jawa Timur telah kembali ke tanah air melalui Debitas Surabaya. Proses pengembalian para jamaah masih berlangsung secara terus-menerus.

Sudah ada 35 rombongan yang tiba di kampung halamannya masing-masing.

Empat rombongan dari Lamongan dan Bojonegoro direncanakan tiba di Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada hari Rabu (10 Juni 2026) malam.

Adapun Kloter 36 sampai 39 direncanakan tiba di Bandara Internasional Juanda Surabaya mulai jam 20.10 hingga malam hari sekitar pukul 22.15.

Kloter ke-40 direncanakan tiba pada hari Jumat (12/6/2026) pukul 07.10 pagi nanti.

Proses Pemulangan Jamaah Haji

Komite Pelaksanaan Ibadah Haji (KPIH) Debitur Surabaya tetap mempersiapkan prosedur pengembalian jemaah haji.

"Proses pengembalian jamaah haji kita sudah melebihi sepertiga," ujar Kepala PPIH Debarkasi Surabaya Asadul Anam kepada Ants.

Jumlah calon jamaah dan pegawai yang dikirim dari Embarkasi Surabaya mencapai 44.000 orang, terdiri dari 43.237 jamaah dan 763 petugas haji.

Anam mengatakan, proses pengembalian jemaah sampai hari ke sepuluh berjalan sesuai rencana dengan dukungan lengkap dari semua petugas yang bekerja di Debatas Surabaya.

"Alhamdulillah, proses pengembalian jemaah haji berlangsung dengan baik. Semua fasilitas kedatangan, mulai dari penerimaan jemaah, pengecekan kesehatan, sampai pengiriman kembali ke wilayah asal berjalan secara aman dan nyaman," ujar Anam.

Secara teknis terkait keberangkatan pesawat (On Time Performance/OTP), ada 22 rombongan yang tiba sesuai jadwal, enam rombongan datang lebih cepat dari rencana, serta lima rombongan mengalami penundaan.

15 Jemaah Meninggal Dunia Di Kerajaan Arab Saudi

PPIH Debarkasi Surabaya mengungkapkan bahwa sebanyak 81 perpindahan telah dicatat dalam rangka pemberangkatan para calon jamaah haji. Perpindahan ini meliputi 15 jamaah yang meninggal dunia saat berada di Arab Saudi, 12 jamaah yang sedang sakit di Arab Saudi, serta satu jamaah yang menderita penyakit di Oman.

Seorang jemaah kembali sendirian, 17 jemaah berpindah ke kloter lain, dan ada 35 tempat duduk kosong. Di sisi lain, tercatat 31 perubahan masuk yang keseluruhan berasal dari jemaah yang bergeser ke kloter baru.

Dua jamaah dari Kota Malang menghembuskan napas terakhir usai tiba kembali ke tanah air. Kedua orang tersebut meninggal dunia dalam penerbangan sebelum mendarat, sementara satu lainnya meninggal ketika sedang pergi menggunakan bis menuju Asrama Haji Sukolilo.

10 Jamaah Diperlakukan Di Wilayah Suci

PPIH juga melaporkan bahwa masih ada 10 calon jamaah haji yang belum bisa dikembalikan ke tanah air lantaran sedang mendapatkan pengobatan di beberapa rumah sakit di Kerajaan Arab Saudi.

Para jamaah ini datang dari Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Malang, Kabupaten Magetan, Kota Madiun, Kabupaten Pacitan, serta Kabupaten Tuban dengan beragam kondisi kesehatan yang masih perlu mendapatkan pengobatan lebih lanjut.

"Petugas PPIH Debarkasi Surabaya secara aktif bekerja sama dengan tenaga medis di Kerajaan Arab Saudi guna mengawasi keadaan para jemaah yang sedang menjalani perawatan. Kami berdoa agar semua jemaah secepatnya sembuh dan bisa kembali bertemu dengan anggota keluarganya di tanah air," ujar Anam.

Baca berita Lainnya di Google

Posting Komentar

0 Komentar