- Pemerintah mengisyaratkan mulainya perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026 yang diprediksi akan dilakukan sejak bulan Agustus.
Perekrutan Aparatur Sipil Negara (ASN) akan memberi prioritas pada bidang pendidikan, kesehatan, dan sumber daya digital. Berikut ini informasi terkini mengenai jadwalnya, tautan pendaftaran sah melalui SSCASN, beserta materi ujian SKD CPNS tahun 2026.
Pemerintah lewat Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Penyederhanaan Birokrasi (KemenPAN-RB) telah mengungkapkan informasi awal tentang perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026.
Penerimaan pegawai negeri sipil pada tahun mendatang akan kembali dilakukan baik untuk CPNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Pengumuman resmi mengenai penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2026 akan tersedia melalui situs nasional Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) pada alamat sscasn.bkn.go.id.
Semua tahap pendaftaran, pengumuman kuota, serta jadwal pemilihan akan diberitahukan secara langsung melalui situs web itu.
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mengatakan bahwa kuota pegawai negeri sipil tahun 2026 akan lebih menitikberatkan pada pengisian kebutuhan sumber daya manusia di bidang pendidikan maupun kesehatan.
Di samping itu, pemerintah menempatkan perhatian khusus terhadap bakat-bakat di bidang digital untuk memperkuat proses perubahan penyediaan layanan publik yang didasarkan pada teknologi.
Mengenai jadwal, sampai saat ini pemerintah masih belum merilis tanggal pasti untuk mulainya proses pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil tahun 2026.
Namun demikian, berdasarkan pola pengadaan pegawai negeri sebelumnya, termasuk untuk CPNS 2024, proses pendaftaran umumnya dimulai pada bulan Agustus. Jadwal pastinya akan diinformasikan secara resmi oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi serta Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Proses perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026 tetap dimulai dengan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokra (MenPAN-RB) No. 1023 Tahun 2021, ujian SKD CPNS mencakup tiga macam tes, yaitu Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), serta Tes Karakteristik Pribadi (TKP).
Tujuan TWK adalah untuk menilai sejauh mana peserta memahami nilai-nilai bangsa. Pokok-pokok materi yang dites meliputi semangat nasionalis, integritas diri, pertahanan negara, dasar-dasar negara, dan penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa kesatuan.
Para peserta diharapkan dapat memahami serta menerapkan prinsip-prinsip Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhineka Tunggal Ika dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Di sisi lain, TIU bertujuan mengukur kemampuan kognitif calon peserta. Ujian ini mencakup kemampuan verbal, angka, serta visual.
Dalam tes kemampuan verbal, para peserta akan menghadapi pertanyaan tentang analogi, silogisme, dan analisis. Untuk kemampuan numerik, materinya meliputi hitungan matematika, barisan bilangan, pembandingan kuantitas, serta soal-soal dalam bentuk cerita. Sementara itu, kemampuan figural bertujuan untuk mengevaluasi daya logika peserta melalui analogi gambar, perbedaan, serta pengenalan pola urutan.
Tidak sama seperti TWK dan TIU, TKP mengukur sisi karakter serta perilaku calon pegawai di lingkungan kerja.
Konten TKP meliputi layanan masyarakat, keterampilan jaringan kerja, aspek sosial budaya, penggunaan teknologi informasi dan komunikasi, keprofesionalan, serta pendekatan anti-radikalisme.
Uji ini dibuat untuk mengevaluasi kesiapan calon pegawai negeri sipil dalam hal integritas dan kemampuan beradaptasi.
Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 27 serta 52 Tahun 2021, struktur soal Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada ujian CAT terdiri atas 30 butir soal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), 35 butir soal Tes Intelejensia Umum (TIU), dan 45 butir soal Tes Kemampuan Pekerjaan (TKP). Prediksinya, pola tersebut tetap akan diterapkan dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil tahun 2026.
Selain jalur biasa, pemerintah juga akan menyediakan beberapa kuota khusus dalam CPNS tahun 2026. Kuota ini mencakup lulusan dengan predikat terbaik atau cum laude, calon pelamar difabel, jalur pengembangan talenta masyarakat di luar negeri, serta kuota khusus untuk anak-anak daerah dan pemuda asal Papua maupun Papua Barat.
Berdasarkan beberapa informasi yang telah beredar, para calon pelamar CPNS tahun 2026 disarankan untuk memulai persiapan lebih awal, baik dalam hal administratif maupun pemahaman terhadap materi ujian SKD.
Pengumulan informasi yang sah dan terkini mengenai penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026 hanya akan dilakukan melalui saluran pemerintah serta situs web sscasn.bkn.go.id.
Klik untuk mendapatkan informasi tambahan melalui Googlenews: Tribun Mataraman
()
0 Komentar