Ants Andhika Ramadhani secara resmi tidak lagi menjadi bagian dari Persebaya Surabaya pada musim mendatang. Setelah pengumuman oleh manajemen tim, ia menyampaikan alasan kepergiannya.
Untuk Andhika Ramadhani, Persebaya merupakan tempat tinggal baginya. Ia juga berkembang menjadi penjaga gawang yang semakin hebat berbarengan dengan tim Green Force.
"Saya Andhika Ramadhani hari ini menyampaikan terima kasih serta salam perpisahan. Untuk Persebaya Surabaya, tempat yang telah menjadi bagian penting dalam jalanku selama masa hidup dan kariernya mulai dari tahun 2018 hingga 2026," tulis Andhika Ramadhani di Instagram.
Banyak pengalaman, ilmu, usaha, serta kegembiraan yang telah saya peroleh selama bergabung dengan tim ini. Persebaya tidak sekadar tempat di mana saya bermain dan menghabiskan karier, tapi juga lokasi di mana saya berkembang menjadi seseorang yang lebih baik, tambah kiper berusia 27 tahun itu.
Menginginkan pengalaman baru adalah salah satu faktor yang membuat Andhika memilih meninggalkan Persebaya Surabaya. Di klub barunya, ia berkomitmen untuk terus mengembangkan diri agar bisa menjadi penjaga gawang yang semakin hebat.
Pemutusan hubungan ini dilakukan oleh saya karena saya ingin menggali pengetahuan, mendapatkan pengalaman yang baru, serta tumbuh lebih jauh di lokasi dan lingkungan yang baru. Langkah ini merupakan bagian dari perencanaan masa depan, yaitu untuk tetap belajar dan menjadi versi terbaik dari diriku sendiri. Saya siap bekerja dengan tekun dan bersungguh-sungguh demi membangun kariernya di tempat baruku," ujar Andhika.
Kiper asal Surabaya ini masih memiliki peluang besar untuk kembali memperkuat Persebaya dengan kondisi yang lebih baik. Di dalam pesan perdananya, Andhika menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pemain Persebaya, Bonek, serta Bonita.
Saya pergi bukan untuk menghilangkan kenangan, tapi agar bisa pulang suatu saat nanti dengan diri yang lebih dewasa, lebih tangguh, serta lebih siap memberikan yang terbaik. Terimakasih kepada seluruh anggota keluarga besar PERSEBAYA SURABAYA, PAK AZRUL ANANDA, manajemen, pelatih, dan teman-teman. Khususnya bagi BONEK dan BONITA karena cinta dan dukungannya yang sangat luar biasa sepanjang waktu. Sampai jumpa kembali, PERSEBAYA akan selalu jadi rumahku. WANI,” penutup dari Andhika Ramadhani.
Pada musim 2025/2026, Andhika tampil dalam 11 laga dan berhasil mengantongi delapan kali menjaga gawang tetap bersih. Sebelum pergi, ia mampu mencetak lima clean sheet berturut-turut.
Andhika telah tampil dalam 71 laga dari berbagai ajang sejak ia memulai karier pada 2021 saat bertemu dengan PSIS Semarang. Di samping itu, menurut data Transfermarkt, penjaga gawang yang menggunakan nomor 52 ini berhasil mencatatkan 23 kali tidak kecolongan dan menderita 76 gol.
Setelah diumumkan keluar, apakah Persik Kediri akan jadi klub yang akan ia bela pada musim mendatang? Sangat menarik untuk ditunggu, apakah kabar yang didapat dari akun @gossindo_ ini benar-benar menjadi kenyataan?
0 Komentar