Ants.CO.ID – JAKARTA. PT Krom Bank Indonesia Tbk mengungkapkan peningkatan kredit yang cukup besar dalam empat bulan awal tahun ini. Krom Bank memperkirakan bahwa tren positif tersebut akan terus berlangsung sampai akhir tahun walaupun ada ketidakstabilan di tingkat global maupun nasional.
Pada bulan April 2026, pencairan kredit dari Krom Bank telah mencapai sebesar Rp 10,25 triliun, naik 93% dibandingkan periode yang sama dalam setahun terakhir ( year on year yoy) meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 5,31 triliun.
Kepala Eksekutif Krom Bank Anton Hermawan mengatakan, pertumbuhan ini didorong oleh strategi perusahaan yang menitikberatkan pada skema channeling dan tawaran produk pinjaman digital lewat aplikasi Krom.
"Pengajuan pinjaman digital tetap tinggi. Pertumbuhan kredit yang kita peroleh sampai bulan April membuktikan bahwa strategi perekrutan yang diterapkan berhasil mencakup lebih banyak pelanggan dengan cara yang lebih hemat waktu," kata Anton kepada Ants, Rabu (10/6/2026).
Di masa depan, Anton mengatakan bahwa Krom Bank akan terus menjadikan pemberian pinjaman kepada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), penggunaan dana untuk kebutuhan produksi, serta pendanaan retail sebagai prioritas utama. Hal ini karena segmentasi tersebut menawarkan peluang pertumbuhan yang signifikan serta selaras dengan usaha bank dalam mendorong aktivitas ekonomi di tingkat nasional.
Dalam rangka memperluas operasionalnya secara agresif, Krom Bank tetap fokus pada pemeliharaan mutu aset. Sampai bulan April 2026, tingkat pinjaman yang tidak lancar atau non-performing loan (NPL) mencatat angka sebesar 3,03%, yang masih berada di bawah batas maksimal yang ditentukan oleh otoritas yaitu 5%.
Anton mengungkapkan bahwa mutu kredit saat ini tidak dapat dipisahkan dari penerapan prinsip hati-hati dalam penyediaan dana serta pendukung lingkungan bisnis yang ada di perusahaan melalui kerja sama strategis dengan Kredivo Group.
"Sistem pendanaan yang terhubung dengan Kredivo Group memudahkan kami dalam menyebarluaskan pinjaman secara lebih terkendali sambil menjaga mutu portofolio," ujarnya.
Dia menyampaikan bahwa setiap perluasan pendanaan dilakukan dengan hati-hati sambil memperhitungkan profil risiko dari tiap kelompok pelanggan. Bank juga bergantung pada sistem pengelolaan risiko yang ketat guna memastikan mutu portofolio pinjaman.
Pada tahun 2026 secara keseluruhan, Krom Bank yakin bisa menjaga momentum pertumbuhan yang baik. Anton menyatakan bahwa mereka akan tetap meluaskan sistem digital, memberikan inovasi dalam layanan, dan meningkatkan kerja sama strategis dengan banyak mitra.
Salah satu prioritas utama perusahaan ialah mengoptimalkan kemungkinan sinergi dengan ekosistem Kredivo Group yang telah menyentuh puluhan juta pengguna. Pengguna ini dianggap sebagai jalur utama untuk perkembangan kredit digital Krom Bank pada masa mendatang.
"Kami sedang mengembangkan kerja sama yang lebih erat dengan ekosistem Kredivo Group. Hal ini akan menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan kredit, terutama untuk sektor UMKM, pembiayaan ritel, serta penggunaan dana secara produktif," ujar Anton.
0 Komentar