, MAKASSAR - Banyak nama dikabarkan akan menjadi kandidat ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Hasanuddin (Unhas).
Kongres IKA Unhas akan diadakan pada 27 April tahun depan.
Tujuan utamanya adalah pemilihan ketua umum.
Periode kepemimpinan Ketua Umum Andi Amran Sulaiman akan selesai.
Namun demikian, ia kerap disebut-sebut bakal kembali dipilih.
Karena para pengguna suara dalam Musyawarah Besar secara bersama-sama memberikan dukungan kepada Andi Amran Sulaiman.
Selain Amran, nama Prof Nurdin Abdullah serta Danny Pomanto juga disebutkan.
Banyak nama mulai muncul dan telah menjadi topik pembicaraan dalam beberapa grup WA alumni Universitas Hasanuddin.
Prof Nurdin Abdullah adalah lulusan Fakultas Pertanian dan Kehutanan Universitas Hasanuddin.
Nama bekas Gubernur Sulawesi Selatan serta Mantan Bupati Bantaeng didukung oleh Jabal Nur, lulusan Universitas Hasanuddin.
Seorang politikus muda dari PAN menganggap Prof Nurdin pantas memimpin Universitas Hasanuddin karena sudah memiliki pengalaman memimpin lembaga berskala internasional serta menjalin hubungan yang luas.
"Karena beliau juga merupakan Ketua Alumni Jepang, menurut saya cocok jika Pak Nurdin menjadi Ketua IKA Unhas dalam musyawarah besar nanti," ujar Jabal Nur melalui pernyataannya hari Kamis (1/1/2026).
Selain Nurdin Abdullah, terdapat juga tokoh mantan Walikota Makassar yang pantas menjadi Ketua Umum IKA Unhas yaitu Danny Pomanto.
Berdasarkan pendapat Jabal, munculnya berbagai tokoh lulusan Universitas Hasanuddin mengindikasikan semakin banyak individu yang peduli mulai tampil dalam empat tahun terakhir ini.
"Seharusnya Ika Unhas dipimpin oleh orang-orang yang memperhatikan organisasi dan bukan hanya kepentingan pribadi," ujar alumnus Peternakan Unhas tersebut.
Musyawarah Besar IKA Unhas direncanakan akan diadakan pada bulan April tahun 2026.
Informasi tersebut menyebutkan bahwa sebuah panitia sudah dibentuk dan segera mulai menjalankan tugasnya dalam persiapan berbagai hal.
Ketua Panitia Musyawarah Besar (Mubes) IKA Unhas, Muhammad Ramli Rahim mengatakan bahwa para pemegang hak suara berasal dari berbagai jenjang pengurus.
"Dari jajaran pengurus pusat, pengurus wilayah, pengurus daerah, pengurus IKA Fakultas, IKA Departemen, hingga organisasi otonom," ujar Muhammad Ramli Rahim dalam pesannya ketika dihubungi pada Sabtu (3/1/2026) malam.
Kepengurusan wilayah mengacu pada pengelolaan di tingkat provinsi.
Sedangkan jajaran pengelola tingkat kabupaten/kota.
Ketua IKA Fakultas berjumlah sama dengan banyaknya fakultas yang ada di Unhas.
Sedangkan IKA jurusan mengacu pada level program studi.
Ramli Rahim mengatakan bahwa semua suara datang secara murni dari para lulusan.
Kampus tidak berhak mengambil bagian dalam pemilihan Ketua Umum IKA Unhas Tidak ada peran yang diberikan kepada pihak kampus dalam proses pemilihan Ketua Umum IKA Unhas Pemilihan Ketua Umum IKA Unhas dilakukan tanpa melibatkan pendapat atau partisipasi dari pihak kampus Pihak kampus tidak terlibat sama sekali dalam penentuan Ketua Umum IKA Unhas Proses pemilihan Ketua Umum IKA Unhas tidak mempertimbangkan pandangan dari pihak kampus
"Hanya rektor yang menentukan akhir karena persetujuan dilakukan oleh rektor. Untuk mencegah terjadinya duplikasi kepemimpinan, maka melalui proses pemberian izin," ujar Ramli Rahim.
Beberapa tokoh terkenal kini memegang jabatan di berbagai level IKA Unhas.
Ketua IKA Jurusan Pertanian Universitas Hasanuddin, Ilham Arief Sirajuddin.
Ketua IKA Jurusan Hukum Munafri Arifuddin.
Ketua IKA FKGS Andi Rachmatika Dewi
Ketua IKA Jurusan Sastra Abdul Waris Halid.
Ketua Ikatan Alumni Fakultas Peternakan Andi Munawir.
Ketua Umum IKA Fakultas Kelautan dan Perikanan M Ilyas
Ketua IKA Teknik adalah Sapri Andi Pamulu.
Ketua IKA Sulawesi Selatan, Ramdhan Pomanto
Ketua Asosiasi Kaltim Isradi Zainal.
Ketua IKA Provinsi Sulawesi Utara, Victor Mailangkay.
Ketua IKA Unhas Makassar adalah Rudianto Lallo beserta sejumlah nama lainnya.
Di sisi lain, sejumlah nama itu mulai muncul dan kini menjadi topik pembicaraan dalam berbagai grup WhatsApp alumni Unhas.
Salah satu tokoh yang muncul adalah Prof Nurdin Abdulla lulusan Fakultas Pertanian dan Kehutanan Universitas Hasanuddin.
Jabal Nur, lulusan Universitas Hasanuddin, mengungkap identitas mantan Gubernur Sulawesi Selatan serta bekas Bupati Bantaeng.
Seorang politikus muda PAN menganggap Prof Nurdin pantas memimpin lembaga Unhas karena sudah memiliki pengalaman menjalankan organisasi berskala global serta memiliki koneksi yang meluas.
"Karena beliau juga menjabat sebagai ketua angkatan Jepang, saya pikir cocok jika Pak Nurdin menjadi Ketua IKA Unhas dalam musyawarah besar nanti," ujar Jabal Nur melalui pernyataannya hari Kamis (1/1).
Selain Nurdin Abdullah, terdapat juga tokoh mantan Walikota Makassar yang pantas menjadi Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin yaitu Danny Pomanto.
Berdasarkan pendapat Jabal, munculnya berbagai tokoh lulusan Universitas Hasanuddin mengindikasikan semakin banyak individu yang peduli mulai tampil dalam empat tahun terakhir ini.
Jurnalis, Faqih Imtiyaaz
0 Komentar