JAKARTA, — Kejuaraan Paris-Dakar dalam beberapa dekade terakhir dijuluki sebagai kompetisi balap motor yang paling menantang di dunia.
Mulai diadakan sejak tahun 1978, lomba rally ini dikenal dengan jalur yang sangat jauh melewati gurun-gurun Afrika sambil menguji kemampuan fisik para pembalap dan kehandalan mobil mereka.
Namun mulai tahun 2008, Reli Paris-Dakar lebih lanjut tidak diselenggarakan di benua Afrika. Nama acara tersebut saat ini berganti menjadi Reli Dakar. Walaupun demikian, kompetisi ini masih dipandang sebagai lomba reli yang sangat menantang di dunia olahraga.
Lomba yang menggunakan format awalnya, dimulai dari Paris, ibu kota Prancis, menuju Dakar, ibu kota Senegal di Afrika Barat, terpaksa dibatalkan akibat beberapa alasan.
Dikutip dari timeout-racing Pemicu utama dari keputusan itu yaitu mengenai aspek keselamatan.
Pada tahun 2008, panitia harus membatalkan kompetisi satu hari menjelang dimulainya acara yang direncanakan digelar di Lisbon, Portugis.
Penangguhan dilaksanakan menyusul munculnya ancaman terorisme di Mauritania, sebuah negara di Afrika Barat Daya yang menjadi bagian dari rute lomba dan memiliki perbatasan dengan Maroko maupun Aljazair.
Di samping ancaman teror di Mauritanian, pada masa tersebut situasi ketertiban di berbagai daerah di Afrika Utara serta Afrika Barat juga disebut makin menjadi tidak aman.
Keadaan ini menjadikan resiko pelaksanaan lomba mobil semakin tinggi apabila masih dilangsungkan di Benua Hitam.
Selain aspek keselamatan, kendala dalam hal logistik serta isu politik juga perlu dipertimbangkan. Menyelenggarakan lomba mobil yang melewati berbagai negara mengharuskan adanya kerja sama antarnegara yang kompleks.
Beda-beda aturan antar negara, kendala diplomatis, serta kesulitan dalam pengurusan izin menjadikan penyelenggaraan reli semakin rumit.
Oleh karena itu, pihak penyelenggara akhirnya mengambil keputusan untuk menemukan tempat yang dianggap lebih aman.
Pada tahun 2009, ajang ini berlangsung di kawasan Amerika Selatan. Rally Dakar diselenggarakan dengan lokasi awal dan akhir di Kota Buenos Aires, Argentina.
Putusan tersebut diapresiasi secara luas oleh penduduk setempat. Bahkan, diperkirakan sebanyak satu juta penonton hadir langsung dalam acara pembukaan lomba balap itu.
Beberapa tahun kemudian, jalur Dakar tetap mengalami perubahan dan mencakup berbagai negara di wilayah Amerika Selatan, antara lain Argentina, Chili, Perancis, Bolivia, serta Paraguay.
Pada tahun 2017, lomba ini diselenggarakan secara keseluruhan di Peru dan terkenal sebagai salah satu edition paling sulit dalam masa kejayaan Amerika Selatan.
Pada tahun 2020, Reli Dakar mengalami perubahan signifikan. Kali pertama dalam sejarahnya, kompetisi reli ikonik ini diselenggarakan di Kerajaan Arab Saudi.
Walaupun kini tidak dimulai dari Paris, Eropa, atau berakhir di Dakar, Afrika, Reli Dakar masih menjaga jati dirinya sebagai kompetisi lomba daya tahan yang sangat keras.
Kawasan gurun yang luas, jalur yang panjang, dan kesulitan dalam perjalanan tetap menjadi cirri unik yang membuat Reli Dakar berbeda dengan kompetisi lomba mobil lainnya.
0 Komentar