IHSG Diproyeksikan Naik Lagi, Ini Rekomendasi Saham Hari Ini

Ants Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan kembali naik besok, setelah selama dua hari beruntun ditutup di area positif akibat beberapa faktor positif domestik. Pada perdagangan Rabu, IHSG menutup sesi di tingkat 5.902, meningkat sebanyak 2,71 persen.

Di dalam analisisnya, MNC Sekuritas menyatakan bahwa IHSG saat ini sedang berada di fase wave (iv) dari wave 3. Mengacu pada proyeksikan teknis tersebut, IHSG masih memiliki kesempatan untuk terus meningkat dan mencoba menembus kisaran 6.065 hingga 6.256 serta menguji level Moving Average 20 (MA20). Atau: Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh MNC Sekuritas, indeks IHSG kini berada di tahap wave (iv) dari gelombang ke-3. Dengan prediksi teknikal seperti itu, IHSG tetap punya potensi naik lebih lanjut untuk mencoba zona 6.065 sampai 6.256 sambil juga melakukan pengujian terhadap garis MA20. Atau: MNC Sekuritas dalam analisa mereka mengungkapkan bahwa IHSG sekarang berada pada komponen wave (iv) dari wave 3. Menurut perkiraan teknikal tersebut, IHSG masih bisa melanjutkan tren penguatannya dengan target uji angka antara 6.065 hingga 6.256 serta coba mendekati titik Moving Average 20 (MA20).

Selain itu, zona peningkatan terdekat IHSG diprediksi berada dalam kisaran 5.594 sampai dengan 6.065. Sementara titik dukungan ada di angka 5.594 dan 5.344, serta tingkat resistensi berada di 5.941 dan 6.065.

MNC Sekuritas menyarankan strategi Buying on weakness pada sejumlah saham unggulan. Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) mengalami penurunan sebesar 2,93% menjadi posisi 3.310 dengan diikuti meningkatnya permintaan menjual.

Gerak saham saat ini masih gagal melewati MA20. Para analis mengatakan bahwa posisi AMMN kini berada dalam fase gelombang (iv) dari gelombang [v]. Investor dianjurkan untuk membeli saat harga turun di area 3.130 hingga 3.280 dengan target harga sebesar 3.780 dan 4.100, sementara level stop loss direkomendasikan di bawah 3.010.

Harga saham Perusahaan Tambahan Nusantara Infrastruktur Tbk. (BIPI) naik sebesar 0,68 persen menjadi 147 karena adanya kenaikan jumlah belanjaan investor. Saat ini, posisi BIPI diduga sedang dalam gelombang keempat dari gelombang (C). Disarankan untuk membeli saat harga turun dalam kisaran 135 hingga 142, dengan target harga masing-masing 176 dan 193, serta mengatur batas kerugian di bawah angka 132.

Harga saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (MINA) mengalami stagnansi pada angka 290, tetapi masih mendapat dukungan dari jumlah belian yang tinggi. Perkembangan harga saham tersebut masih terbatas akibat tekanan dari kisaran moving average 20 dan 60 hari.

Saat ini, MINA diproyeksikan sedang mengalami tahap awal dari gelombang [iii] dalam gelombang C. Para investor bisa membeli saat terjadi penurunan di kisaran 276 hingga 286 dengan target harga masing-masing sebesar 328 dan 362, sementara batas kerugian harus berada di bawah 264.

Harga saham PT Net Visi Media Tbk. (WIFI) naik sebesar 0,98 persen menjadi posisi 1.545, meski terjadi tekanan penjualan. Kini, WIFI tengah berada dalam fase wave 4 dari gelombang (C). Disarankan untuk melakukan pembelian saat harga turun di kisaran 1.465 hingga 1.540 dengan target harga mencapai 1.735 dan 1.880, sementara titik stop loss ditempatkan di bawah angka 1.425.

Posting Komentar

0 Komentar