Ants - MEDAN - Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution memperingatkan kepada Aparatur Sipil Negara Pegawai Negeri Sipil serta PPPK dalam lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar terus mempertahankan profesionalitas selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026.
Bobby memahami bahwa even sepak bola besar ini akan mendapat banyak perhatian dari publik, apalagi jadwal pertandingannya dihelat pada malam sampai pagi hari menurut waktu Indonesia.
"Tidak boleh mengelak dengan alasan sakit. Kelak akan ada alasan lain seperti kelelahan akibat begadang," kata Bobby setelah memberikan pengarahan kepada peserta KKN bagi calon perwira siswa pendidikan regular LV Sekolah Staf dan Komando TNI semester ajaran 2026 di Gedung Gubernur Sumut, Selasa (9/6).
Gubernur menyatakan bahwa seluruh pegawai negeri sipil (PNS) yang bekerja di lingkup Pemerintah Provinsi Sumatera Utara wajib menjaga kedisiplinan dalam penggunaan waktu guna memberikan layanan kepada masyarakat Sumatra Utara.
Berdasarkan data dari Dinas Kepagawasan Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2025, total Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di lingkup Pemerintah Daerah Sumatra Utara berjumlah 36.036 orang, meliputi 20.897 pegawai negeri sipil serta 15.139 tenaga kontrak pemerintah atau PPPK.
"Bukan alasan sakit untuk tidak bekerja, malah kenyataannya begadang menonton sepak bola," tegas Bobby.
Kepala Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga mengusulkan agar Aparatur Sipil Negara dapat menyaksikan pertandingan sepak bola empat tahunan itu sesuai dengan tim favorit dari masing-masing negara tanpa meninggalkan tanggung jawab jabatannya.
"Bila mungkin, bila ada negara favoritnya yang ingin didukung sebaiknya menonton sesuai dengan keperluan saja, jangan sampai menganggu pekerjaan," ujar Bobby.
Asosiasi sepak bola global atau FIFA akan menyelenggarakan Piala Dunia 2026 yang diselenggarakan di Amerika Serikat, Meksiko, serta Kanada dari tanggal 12 Juni sampai 20 Juli 2026 dengan partisipasi 48 negara.
Menurut laporan dari situs web resmi FIFA yang dilihat di Jakarta, Senin (25/5), upacara pembukaan akan dilaksanakan di Stadion Azteca, Kota Meksiko, Meksiko, pada hari Jumat, 12 Juni 2026, jam 02.00 WIB.
Namun demikian, pertandingan final atau penutup diselenggarakan di Stadion MetLife, New York, Amerika Serikat, pada hari Senin tanggal 20 Juli 2026, pukul 02.00 WIB.
Di Tanah Air, hak tayang Piala Dunia 2026 menjadi milik stasiun televisi ternama Indonesia, TVRI.
Beberapa media juga menerjunkan tim liputan langsung untuk memberikan laporan secara real time, termasuk Lembaga Kerja Sama Nasional Antara (LKBN ANTARA) yang akan mengirimkan rombongan jurnalis menuju Piala Dunia 2026. (antara/jpnn)
0 Komentar