Ants Toyota Veloz Hybrid tetap memanfaatkan mesin berpembakaran internal atau yang dikenal sebagai Internal Combustion Engine (ICE).
Mesin Toyota Veloz Hybrid berkode 2NR-VEX memiliki volume langkah sebesar 1.496 cc yang dilengkapi empat silinder.
Namun demikian, baterai lithium-ion memiliki kapasitas sebesar 4,3 Ah dengan tegangan nominal mencapai 177,6 volt.
Karena masih mengandalkan mesin, maka tentu diperlukan oli untuk melindungi dan menjaga kelancaran kerjanya.
Mesin mobil disarankan menggunakan oli dengan tingkat kekentalan 0W-20 sesuai anjuran produsen.
"Bila mengacu pada saran produsen dan petunjuk pemilik dalam buku manual, gunakan oli 0W-20," ujar Sumardi, kepala bengkel Tunas Toyota Bekasi.
"Minyak pelumas Toyota Motor Oil (TMO) berviskositas 0W-20 telah sepenuhnya sintetis," katanya.
0W dalam 0W-20 menggambarkan sifat pelumas yang memberikan kinerja starter yang lebih baik pada suhu rendah, sedangkan angka di bawah huruf W yang lebih kecil membantu proses starting mesin ketika kondisi cuaca dingin.
Nomor 20 dalam 0W-20 menggambarkan sifat kelengketan oli ketika berada di suhu tinggi.
Minyak pelumas dengan viskositas yang lebih besar kemungkinan akan lebih sesuai digunakan saat mobil dikendarai dalam kecepatan tinggi, atau menghadapi situasi beban berat.
Selain itu, pelumas dengan viskositas SAE 5W-30 dan 10W-30 juga cocok dipakai pada Toyota Veloz Hybrid.
Kapasitas minyak mesin Toyota Veloz Hybrid adalah 3,3 liter bila dilakukan pergantian bersama dengan filter minyak, sedangkan untuk hanya mengganti minyak mesin saja sebesar 3,1 liter.
Maka jangan pernah memilih oli mesin untuk Toyota Veloz Hybrid.
0 Komentar